Syahrul Aidi Maazat Tinjau Lokasi Kebakaran Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu, Ajak Umat Galang Bantuan


 


KAMPAR,(Teropongbangsa.com)– Anggota DPR RI Syahrul Aidi Maazat meninjau langsung lokasi kebakaran Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, pada Selasa (11/8/2026). Kedatangannya sehari setelah musibah kebakaran yang melanda pesantren tersebut.


Dalam kebakaran Senin malam (10/8/2026), sebanyak 190 kamar asrama santri dilaporkan hangus terbakar. Asrama yang selama ini menjadi tempat istirahat, belajar, dan menghafal Al-Qur’an para santri itu kini rata dengan puing.


“Duka yang dirasakan keluarga besar pesantren tentu tidak ringan. Tempat yang selama ini menjadi rumah bagi para santri untuk beristirahat, belajar, menghafal Al-Qur’an, dan menuntut ilmu, kini harus dibangun kembali dari puing-puing musibah,” ujar Syahrul Aidi Maazat di lokasi.


Ajak Urunan Bangun Kembali Asrama Santri  

Syahrul mengajak masyarakat luas untuk bahu-membahu membantu pembangunan kembali asrama pesantren.


“Saya yakin, musibah sebesar apa pun akan terasa lebih ringan apabila kita memikulnya bersama. Karena itu saya mengajak kaum muslimin, para dermawan, alumni, tokoh masyarakat, dan seluruh saudara kita di mana pun berada untuk bersama-sama urunan membantu pembangunan kembali asrama santri Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu,” katanya.


Ia menegaskan bantuan tidak harus besar. “Tidak harus menunggu mampu memberikan banyak. Sedikit dari kita, apabila dikumpulkan bersama, insyaAllah akan menjadi kekuatan besar untuk menghadirkan kembali tempat tinggal yang layak bagi para santri,” lanjutnya.


Rekening Donasi Dibuka 

Untuk memudahkan penyaluran bantuan, pengurus pesantren membuka rekening donasi:


🏦 Bank Riau Kepri Syariah  

No. Rekening: 1382001660  

a.n. Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu


“Mari kita jadikan musibah ini sebagai ladang amal jariyah. Kita bangun kembali kamar-kamar mereka, agar dari tempat itu kembali lahir para penghafal Al-Qur’an, ulama, dai, dan generasi penerus umat,” ucapnya.


Syahrul juga mendoakan agar Allah SWT mengganti setiap kehilangan dengan yang lebih baik dan mencatat setiap bantuan sebagai amal jariyah.


“Kuntu tidak sendiri. Kita bangun kembali bersama,” pungkasnya.


Pihak pengurus pesantren mengimbau masyarakat yang ingin membantu agar menyebarkan informasi ini agar semakin banyak pihak yang ikut meringankan beban para santri.


*Penulis*: Tim Redaksi

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال